Pulverizer Performance Measurement
Jadwal Pelatihan Pulverizer Performance Measurement
| Tanggal | Tempat | Kota | | 27 - 28 Agustus 2026 | Loman Park Hotel | Yogyakarta |
| 20 - 21 Agustus 2026 | Loman Park Hotel | Yogyakarta |
| 13 - 14 Agustus 2026 | Loman Park Hotel | Yogyakarta |
Pulverizer Performance Measurement
PENDAHULUAN Training Pulverizer Performance Measurement
Sistem penggerusan batu bara (pulverizer/coal mill) merupakan salah satu komponen vital dalam operasional Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbasis batu bara. Kinerja pulverizer yang optimal berdampak langsung pada efisiensi pembakaran di dalam boiler, tingkat kehalusan batu bara (coal fineness), konsumsi energi spesifik, serta keandalan unit secara keseluruhan.
Seiring dengan variasi kualitas batu bara (fuel blending) dan tuntutan efisiensi operasional di PT POMI, pengukuran dan pemantauan kinerja pulverizer secara berkala menjadi sangat krusial. Pelatihan “Pulverizer Performance Measurement” ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam serta keterampilan praktis bagi personil teknik dalam melakukan pengukuran, evaluasi parameter kinerja, identifikasi potensi penurunan performa (degradation), dan tindakan korektif yang tepat.
TUJUAN Training Pulverizer Performance Measurement
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
- Memahami prinsip kerja, komponen utama, dan parameter kunci operasional berbagai jenis pulverizer.
- Melakukan prosedur pengukuran kinerja pulverizer sesuai dengan standar teknis (seperti ASME PTC 4.2 / ISO).
- Menganalisis parameter kehalusan batu bara (fineness test), distribusi udarabahan bakar (air-to-coal ratio), dan pressure drop
- Mengidentifikasi gangguan operasional (troubleshooting) serta penurunan efisiensi pada sistem pulverizer.
- Merumuskan langkah optimasi operasional dan pemeliharaan untuk meningkatkan keandalan serta efisiensi pulverizer di PT POMI.
MATERI Training Pulverizer Performance Measurement
1. Prinsip Dasar dan Konstruksi Pulverizer
- Jenis-jenis pulverizer pada PLTU skala besar (Roller Mill, Ball Mill, MPS/HP Mill).
- Komponen utama pulverizer dan fungsinya (grinding zone, classifier, sealing system, pyrite rejection).
- Karakteristik batu bara yang mempengaruhi kinerja penggerusan (Hardgrove Grindability Index / HGI, kadar air, dan volatile matter).
2. Parameter Kinerja Utama Pulverizer
- Kapasitas gerus batu bara (Coal Throughput/Mill Capacity).
- Tingkat kehalusan batu bara (Coal Fineness & Unburnt Carbon).
- Rasio Udara terhadap Batu Bara (Air-to-Coal Ratio / A/C Ratio) dan suhu outlet mill.
- Konsumsi daya spesifik (Specific Power Consumption – kWh/ton).
- Penurunan tekanan (Pressure Drop) pada mill dan classifier.
3. Metodologi dan Teknik Pengukuran Kinerja (Performance Measurement)
- Standar acuan pengukuran kinerja pulverizer (ASME PTC 4.2).
- Teknik pengambilan sampel batu bara halus (Isokinetic Coal Sampling).
- Pengukuran laju aliran udara (Primary Air Flow Measurement) dan kalibrasi sensor.
- Prosedur sieve analysis untuk penentuan distribusi ukuran partikel batu bara.
- Pengukuran temperatur, tekanan, dan konsumsi daya listrik.
4. Analisis Data Kinerja dan Evaluasi Efisiensi
- Perhitungan efisiensi dan kapasitas efektif pulverizer.
- Evaluasi pengaruh keausan elemen gerus (grinding element wear) terhadap kinerja.
- Analisis performa static vs dynamic classifier.
- Dampak variasi kualitas batu bara (blending coal) terhadap parameter batas operasional.
5. Troubleshooting dan Optimasi Operasional
- Identifikasi indikasi awal penurunan performa pulverizer.
- Penanganan masalah umum: mill spillage, vibration, high classifier temperature, dan coal pipe unbalanced flow.
- Strategi penyetelan (tuning) primary air, classifier speed, dan grinding pressure.
- Studi kasus penerapan optimasi kinerja pulverizer pada unit PLTU.