Activity Based Costing & Management (ABC & ABM): Concept & Application
Jadwal Pelatihan Activity Based Costing & Management (ABC & ABM): Concept & Application
| Tanggal | Tempat | Kota | | 02 - 03 Juni 2026 | Loman Park Hotel | Yogyakarta |
PENDAHULUAN
Di industri pertambangan dan pengelolaan sumber daya alam yang dinamis, efisiensi biaya dan akurasi alokasi sumber daya adalah kunci utama untuk mempertahankan keunggulan kompetitif. Metode akuntansi biaya tradisional sering kali gagal menangkap kompleksitas operasional modern, karena cenderung mengalokasikan biaya overhead secara merata berdasarkan volume (seperti jam kerja langsung atau jam mesin). Hal ini sering memicu distorsi informasi biaya (cost distortion), di mana lini bisnis atau aktivitas tertentu terlihat sangat menguntungkan, padahal justru menyerap sumber daya paling besar.
Activity-Based Costing (ABC) hadir sebagai solusi strategis untuk menghitung biaya secara presisi dengan prinsip: aktivitas mengonsumsi sumber daya, dan produk/layanan mengonsumsi aktivitas. Sementara itu, Activity-Based Management (ABM) menggunakan informasi dari ABC untuk mengevaluasi efisiensi aktivitas, mengeliminasi pemborosan (nonvalue-added activities), dan mengoptimalkan proses bisnis.
Melalui pelatihan ini, tim keuangan, operasional, dan manajemen Turangga Resources Group akan dibekali kemampuan taktis untuk mendesain, mengimplementasikan, dan menganalisis sistem ABC & ABM guna mendukung pengambilan keputusan strategis, mulai dari efisiensi biaya supply chain, pengelolaan armada, hingga kalkulasi nilai keekonomian tambang yang lebih akurat.
TUJUAN
Setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu:
- Memahami Keterbatasan Sistem Tradisional: Mengidentifikasi kelemahan akuntansi biaya konvensional dan urgensi transisi ke sistem ABC/ABM di industri resources.
- Memetakan & Menganalisis Aktivitas: Mengidentifikasi aktivitas-aktivitas kunci dalam rantai nilai perusahaan (eksplorasi, penambangan, logistik, hingga corporate support).
- Menghitung Cost Driver dengan Akurat: Menentukan pemicu biaya (cost drivers) yang tepat untuk mengalokasikan biaya overhead secara adil dan presisi.
- Mengeliminasi Pemborosan (ABM): Membedakan aktivitas yang bernilai tambah (value-added) dan tidak bernilai tambah (non-value-added) untuk efisiensi jangka panjang.
- Mendukung Pengambilan Keputusan Strategis: Menggunakan data ABC/ABM untuk analisis profitabilitas produk/lini bisnis, strategi penetapan harga, dan penyusunan anggaran berbasis aktivitas (Activity-Based Budgeting).
MATERI
1. Fondasi & Konsep Dasar Cost Management
- Keterbatasan akuntansi biaya tradisional di industri modern.
- Konsep cost distortion dan dampaknya terhadap pengambilan keputusan strategis.
- Pergeseran paradigma: Dari Volume-Based Costing ke Activity-Based Costing.
- Anatomi ABC: Sumber Daya (Resources), Aktivitas (Activities), dan Objek Biaya (Cost Objects).
2. Arsitektur dan Metodologi Implementasi ABC
- Langkah-langkah mengidentifikasi dan mengklasifikasikan aktivitas perusahaan.
- Teknik menyusun Activity Dictionary di sektor pertambangan dan korporasi.
- Menentukan Resource Cost Drivers vs Activity Cost Drivers.
- Metode pembebanan biaya dua tahap (Two-Stage Cost Allocation).
- Studi Kasus: Kalkulasi biaya operasional penambangan dan logistik menggunakan ABC.
3. Activity-Based Management (ABM) untuk Efisiensi Operasional
- Hubungan integral antara ABC (sisi kalkulasi) dan ABM (sisi manajemen).
- Process Value Analysis: Menilai efisiensi dari setiap rantai aktivitas.
- Analisis Aktivitas: Mengidentifikasi Value-Added vs Non-Value-Added Activities.
- Strategi reduksi biaya melalui: Activity Elimination, Activity Reduction, Activity Sharing, dan Activity Selection.
4. Aplikasi Strategis ABC & ABM dalam Pengambilan Keputusan
- Analisis profitabilitas pelanggan, produk, dan wilayah operasional (Customer & Product Profitability Analysis).
- Penerapan ABC dalam Supply Chain Management dan pengelolaan vendor.
- Konsep Activity-Based Budgeting (ABB): Menyusun anggaran yang realistis berdasarkan kapasitas aktivitas.
- Time-Driven Activity-Based Costing (TDABC) sebagai alternatif penyederhanaan implementasi.
5. Workshop & Strategi Implementasi di Turangga Resources Group
- Identifikasi tantangan dan faktor penentu keberhasilan (Critical Success Factors) implementasi ABC/ABM.
- Integrasi sistem ABC/ABM dengan sistem ERP atau software akuntansi yang sudah ada.
- Group Workshop: Simulasi perancangan model ABC/ABM berskala kecil berbasis data operasional grup.
- Penyusunan Action Plan pasca-training.